Tampilkan postingan dengan label Mine. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mine. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Mei 2013

Ketika

 Ketika kau ingin aku diam dengar masalahmu,
ku kunci rapat-rapat mulutku untukmu
Ketika dirimu berbalut keluh, aku selalu ada untukmu
Ketika kau terluka, sekuat raga ku genggam tanganmu
Ketika kau sendiri, tak sedetikpun aku melepasmu
Ketika kau sakit, tak henti ku berdoa untukmu
Ketika kini hadir masalahku, keluhku, lukaku, sendiriku, sakitku…
Kau tutup rapat mata dan hatimu
Bahkan kini kau pakai hatiku untuk membasuh noda demi kilaumu?
Iya..aku tak akan mengeluh padamu
Tak akan minta kau genggam..kau peluk..dan kau kasihani..
Mungkin hatimu tak secantik namamu
Ketika nanti hadir masalahmu, keluhmu, lukamu, sendirimu, dan sakitmu…
Mungkin aku sudah tak ada lagi di sini

Kubawa janjimu sampai gerbang surga nanti, adikku.

Minggu, 05 Mei 2013

di Tempat Tertinggi Bersama-Mu



Engkau pasti tau mengapa aku ada di sini,
Aku ingin berada di tempat yang tinggi,
Di tempat tertinggi bersama Mu.

***
Aku tak ingin mendengar tawa mereka, orang-orang yang selalu mengatasnamakan Tuhan untuk sebuah tahta dan kehormatan. Ketika bagian dari kalian mulai terinjak dan terasa sakit oleh apa yang telah kalian agungkan. Jika ini tak membuat kalian sadar. Maka harilah yang akan menusuk hati kalian. Harilah yang akan mematikan kehidupan kalian dengan sebuah kata penyesalan.

Hidup seperti sebuah permainan besar. Hati manusia adalah taruhan. Nasib tak ubahnya seperti skenario kehidupan. Tapi bukan kalian yang berkuasa di atasnya. Ada hak atas hati yang terabaikan dan terinjak oleh janji yang mengatasnamakan Tuhan.

***


Dan di tempat inilah akan ku ukirkan,

Di tempat tertinggi bersama Mu..


Minggu, 07 April 2013

Di Setiap Doa


Di setiap doa pada Tuhanku, namamu selalu ada dalam daftar permohonanku.

Dalam ketidaksempurnaanku,
Aku hanya bisa meminta pada Nya,
memohon agar Dia menyempurnakannya.

Aku menyayangimu.
Hanya dengan itu aku berusaha menjagamu dan aku tau itupun tak sempurna,
maka ku pintakan pada Nya untuk menyempurnakan cintaku.

Bahkan ketika aku ingin memelukmu dan aku belum mampu,
aku memohon pada Nya untuk memelukmu dan menyampaikan rasa rinduku.
Berharap Dia hadirkanmu di sisa hidupku.

Saat aku belum mampu menjadi pegangan saat kau terjatuh,
aku memohon pada Nya untuk menjadi pegangan terhebatmu.
Berusaha berdiri meskipun aku rapuh.

Saat rasaku belum mampu kau rasakan utuh,
kupintakan pada Nya tuk teguhkan hatimu untukku.
Dan aku yakin suatu saat Dia akan membuatmu tau.

Selalu kutitipkan rinduku untukmu kepada Nya.
Maafkan aku atas ketidaksempurnaanku,
aku menyayangimu...

Mungkin di sinilah kuhabiskan tetesan-tetesan ini sepuasku, tanpa ada yang tau.

Kamis, 14 Februari 2013

Sajadah Cinta [-ku Menunggu]

Harus ku bawa kemana lagi cintaku
Kecuali padaMu...
Dalam tiap sujudku
Dua lembar sajadah di hadapanku
Akan selalu ku gelar di depanku
Menggenggam pesanmu
Janjimu di hadapanNya
Kan ku tunggu kau pulang
Dua sajadah selalu
Satu untukku
dan satu lagi untukmu…

Minggu, 03 Februari 2013

Berjanjilah Padaku

Ada di mana??
Entah di mana aku sekarang
Tanpa arah lepas tujuan
Bukan inginku,
Tapi semoga tau bahwa ini untukmu
Sekarang atau nanti entah kapan
Jantungku tak kan bernyanyi lagi untukmu
Dan berhenti.
Aku hanya tak ingin membawamu pada luka ragaku
Ketika sampai waktunya nanti
Aku tak ingin kau bersedih diakhir hariku
Itu saja.
Kalau aku sampai surga lebih dulu
Aku akan pesankan tempat yang paling indah
Seperti mimpi kita
Kolam..
Danau..[buatkan aku perahu kecil ya..]
Taman yang luas..
Rumah yang indah
Tempat terakhir untuk kita
Akan kujaga sampai kau datang menemuiku
Berjanjilah padaku kau kan datang untukku
Aku menunggumu..

Selasa, 18 Desember 2012

Lihatlah

Aku melihatnya,,
Senyummu masih bisa terbaca
Tanpa kau coba untuk menjelaskan
Aku masih cukup bisa mengartikan
Tak jua perlu kau tutup dengan bayang keluh
Aku mampu membaca tanpa harus mengeja
Iya..
Tak perlu kau rangkaikan kata
Lalu menuntunku untuk berdusta pada nyata
Lihatlah apa yang ada di samping senyummu
Lihatlah sekali lagi,
Diakah yang di sampingmu kelak hadir luka?
Diakah yang memelukmu kala luka?
Lihatlah saja,
Waktu tak akan lama
Atap itu kan roboh
Aku tak akan memaksamu tuk beranjak
tapi Fikirkanlah
Kau akan terluka di dalamnya
Semuanya kembali pada pilihan
Kau buat kepastian untuk lukamu sendiri
Atau buat kepastian untuk bahagia
Satu hati pada tempat yang berbeda
Menggenggam kehidupan yang nyata
Selamanya..

Kamis, 13 Desember 2012

[livina]





Senyummu sungguh bahagia
Dan kau tau, aku terluka di dalamnya
Harimu seakan tak rela tanpa menabur garam di lukaku
Kau mungkin bisa tertawa
Karna kau merasa mampu membeli dunia
Lukaku..
Luka itu terus menganga dan setiap hari meminta
Mungkin kau lupa
Kehidupan bukan milikmu
Tak bisa kau setting sekehendak hatimu
 Aku tak akan pernah melupakan itu
Kan ku beri tanda [livina]
Hidupmu kan berhenti pada tepian waktu
Lukaku tak merelakanmu
Tidak.