Senin, 28 Mei 2012

[Klorofil] pada Sayuran Hijau

Sayur mayur merupakan jenis makanan yang penting bagi manusia untuk menjaga kesehatan. Sayuran hijau seperti daun selada, bayam, buncis, kangkung, daun singkong, daun pepaya, pare, oyong, paprika hijau, dan yang lainnya memiliki beragam manfaat kesehatan. Kandungan zat gizi alami dalam sayuran hijau sangat banyak. Sayuran hijau kaya akan vitamin, mineral, serat, dan juga berbagai senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Sayuran hijau merupakan sumber pangan rendah lemak dan kaya serat ini memiliki banyak khasiat kesehatan karena mengandung zat gizi dan non gizi yang sangat dibutuhkan tubuh, salah satunya adalah klorofil.

Klorofil (zat hijau daun) pada sayuran hijau merupakan pigmen dari tanaman yang warnanya hijau dan terdapat dalam kloroplas sel tanaman. Klorofil mempunyai struktur kimia yang hampir mirip dengan hemoglobin (sel darah merah). Sehingga menurut penelitian para ahli gizi, klorofil dapat dimanfaatkan untuk merangsang pembentukan sel darah merah pada penderita anemia.

Dalam kehidupan sehari-hari, klorofil telah menjadi barang konsumsi yang akrab bagi kesehatan kita. Mulai dari sayur mayur yang kita makan, pewarna yang aman untuk makanan dan minuman tradisional, hingga pewarna alami untuk tenun dan batik. Klorofil kini dikembangkan sebagai salah satu suplemen untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Bahkan peranan klorofil kini terus dikembangkan dalam terapi tumor dan kanker.

Beberapa manfaat klorofil yang lain adalah,
1.  Bahan pembersih
Di dalam tubuh, klorofil mampu membersihkan jaringan-jaringan tubuh yang sakit dan mengeluarkannya bersama bakteri dan parasit. Klorofil dapat mengeluarkan racun-racun kimia sintesis seperti boraks dan formalin. Molekul memiliki ekor hidrofobik yang dapat masuk ke dalam hidrokarbon, yang terdiri dari pestisida, flavor makanan, narkotika, yang melekat pada dinding-dinding sel tubuh dan menariknya keluar, serupa sabun melepaskan minyak dari tangan kita. Klorofil berfungsi sebagai pembersih alamiah yang mendorong terjadinya proses detoksifikasi di dalam tubuh.
2.  Penguat dan penenang otak alami
Kadar asam nukleat dan asam amino dalam klorofil dapat memenuhi kebutuhan otak akan protein, terutama neuropeptida atau bagian otak yang mengolah pikiran dan emosi positif.
3.  Pemberi energi
Kemampuan klorofil dalam mensintesis oksigen dan karbohodrat, menjadikannya sebagai penghasil energi yang sangat dibutuhkan tubuh. Di dalam tubuh manusia, klorofil mampu berfungsi sama seperti hemoglobin dalam darah, yaitu berperan dalam proses penyediaan oksigen ke seluruh sel dan jaringan tubuh. Hal ini terjadi karena klorofil memiliki kesamaan struktur dengan hemoglobin.
4.  Membantu sistem imunitas
Klorofil dapat merangsang produksi sel-sel darah putih yang bertugas melawan serangan mikroorganisme penyebab penyakit dan menguatkan sistem kekebalan tubuh dengan pasokan antikuman, menghambat pertumbuhan bakteri, infeksi jamur, dan luka di saluran pencernaan. Sifat anti bakteri dapat membantu mengatasi bau mulut, bau badan, serta mencegah kerusakan gigi dan gusi.
5.  Sebagai antioksidan
Antioksidan akan menetralkan radikal bebas sebelum menimbulkan kerusakan pada sel-sel tubuh yang berperan dalam proses menua dan pembentukan kanker. Enzim protease inhibitor yang terdapat dalam sayuran hijau dapat berfungsi sebagai pencegah timbulnya kanker, terutama kanker pada usus. Kandungan antioksidan dan serat alami dalam sayuran hijau akan menjaga kesehatan dan melancarkan saluran pencernaan. Hal ini akan memudahkan sisa-sisa metabolisme yang tidak berguna keluar dari tubuh sehingga tak sempat mengendap dan menimbulkan penyakit. Antioksidan yang banyak ditemukan dalam sayuran hijau dapat melindungi sel mata dari cahaya ultraviolet yang merupakan penyebab utama katarak. Hal ini disebabkan karena sayuran hijau memengandung jenis antioksidan lutein dan zeaxanthin hampir 10 kali lebih banyak dibanding vitamin E yang mampu melindungi sel mata dari kerusakan yang disebabkan ultraviolet.

Selain itu, kandungan vitamin K dalam sayuran hijau berperan penting dalam proses pembekuan darah, pembentukan tulang, serta mencegah pembentukan batu ginjal. Mengonsumsi sayuran hijau secara teratur dalam setiap porsi makan dapat mempertahankan keremajaan kulit dan membantu mempertahankan kekuatan pembuluh darah agar tidak mudah pecah.

Berbagai manfaat yang kita dapat dari mengkonsumsi sayuran hijau, sangat disayangkan apabilakita hanya akan mengkonsumsi -ampas- sayuran tanpa kita dapatkan kandungan gizi di dalamnya. Oleh karena itu, sayuran hijau sebaiknya dimasak dengan cara yang tepat. Sayuran yang dimasak kurang dari lima menit, kandungan klorofil masih cukup baik dan mudah diserap tubuh. Terkadang, untuk mempertahankan warna hijau, orang sering menggunakan baking soda ketika merebus sayuran. Namun, penggunaan baking soda dapat menyebabkan lepasnya vitamin B, selulosa, dan pektin dari dinding sel tanaman.

“sebaiknya masak sayuran sebentar saja dalam panci terbuka agar warnanya tetap bagus tetapi cukup matang dan renyah ketika dikonsumsi”

#Selamat memasak untuk seluruh ibu bijak, kesehatan keluarga di tangan anda..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar