Jumat, 10 Februari 2012

Dirimu Senja


Senja,
Kala matahari mulai menepi..
Dirimu senja,
Kala matahari tak lagi menerangi..
Dirimulah senja,
Membuat cakrawala bersembunyi hingga tak terlihat lagi..


Aku terdiam padamu senja..
Entah apa yang terasa dalam hatiku ini, terlampau rumit untuk kuartikan sendiri. Entah marahku, sedihku, kecewaku, atau entah apa yang membuat jiwaku yang sesak mengalirkan keluh bening dari sudut mataku.

Aku bertanya padamu senja..
Siapa diriku? Sepertinya akupun telah kehilangan nalarku. Entah harus dengan cara apa harus kujabarkan segala rasaku. Aku yang tak lebih besar dari debu dihadapan-Mu ya Robb, aku tak mampu.

Aku berdiri pada senja..
Aku seperti kehilangan ruang nafasku. Kusadari aku hanya makhluk lemah yang tak punya daya. Tak tau kemana harus mengadu. Kuasa-Mu tak seorangpun tau. Rahasia-Mu begitu sempurna. Takdir-Mu sungguh nyata. Kupasrahkan hatiku pada-Mu wahai sang Pemilik Hati, sang pembolak-balik hati.

Aku menatap pada senja..
Aku sangat lelah ya Robb. Jauhkanlah aku dari segala prasangka dan amarah jiwaku. Ajarilah aku untuk bersahabat dengan sabar dan ikhlas-Mu dalam setiap episode hidupku. Agar aku mampu kembali pada-Mu, tersenyum disamping-Mu..ya Robb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar