Senin, 05 Desember 2011

Beras Merah


Sebagian besar dari kita cenderung mengkonsumsi beras putih sebagai bahan makanan pokok, padahal ada beberapa jenis beras lain yang dapat dikonsumsi dan memiliki kandungan zat gizi yang sangat baik, seperti halnya, beras merah..


Sesuai dengan namanya, beras merah memiliki warna merah kecoklatan. Warna merah ini terbentuk akibat aleuronnya (lapisan terluar yang sering kali ikut terbuang dalam proses pemisahan kulit) mengandung gen yang memproduksi antosianin yang merupakan sumber warna merah atau ungu.

Beras merah sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh dan menyembuhkan berbagai macam penyakit karena berbagai kandungan zat gizi di dalamnya,


Mengandung vitamin B1, B6, dan B12 yang tinggi,
Vitamin B berperan dalam pembentukan energi bagi tubuh.


Memiliki kandungan serat yang lebih tinggi daripada beras putih,
Serat bermanfaat untuk menyaring penyerapan gula dalam karbohidrat dan lemak makanan sehingga lebih menyehatkan.

Mengandung selenium,
Selenium bekerja sama dengan vitamin E dalam peranannya sebagai antioksidan. Selenium berperan serta dalam system enzim yang mencegah terjadinya radikal bebas dengan menurunkan konsentrasi peroksida dalam sel, sedangkan vitamin E menghalangi bekerjanya radikal bebas setelah terbentuk. Selenium mampu mengurangi produksi radikal bebas di dalam tubuh sehingga memiliki potensi untuk mencegah kanker dan penyakit degeneratif lainnya.

Mengandung magnesium,
Menurut beberapa studi, magnesium yang terkandung dalam beras merah mampu menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan frekuensi migrain, menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke .

Mengandung antosianin,
Antosianin adalah pewarna alami yang berasal dari familia flavonoid yang larut dalam air yang menimbulkan warna merah, biru, violet dan tersebar sangat luas didunia tumbuhan. Stabilitas antosianin dipengaruhi oleh pH, radiasi sinar, logam, reduktor oksidator dan suhu. Antosianin diketahui dapat mengobati berbagai penyakit berbahaya, seperti kanker, diabetes, dan serangan jantung. Selain itu, juga punya efek antiradang, antibakteri, dan mencegah penyakit diabetes melitus. Antosianin diyakini punya efek antioksidan sangat baik, karena dapat menghambat berbagai radikal bebas.

Mengandung fosfor,
Fosfor bermanfaat sebagai pemberi energi dan kekuatan untuk metabolisme lemak dan pati, sebagai penunjang kesehatan gigi dan gusi, untuk sintesa DNA serta penyerapan dam pemakaian kalsium.

Created by Reista

Tidak ada komentar:

Posting Komentar