Selasa, 15 Mei 2012

Pensilku di Lembarmu


Ketika dirimu adalah selembar kertas putih..
Aku takkan melipatmu menjadi apa yang aku ingin,
Aku hanyalah ingin menjadi pensil yang ingin menuliskan kebahagiaan pada lembar kehidupanmu.
Semakin banyak aku menulis pada lembarmu, sebesar itu pula waktuku yang akan kugantikan bersamamu.
Semakin aku menulis, semakin hilang runcingku, namun tumpulku tak pernah mengeluh pada ujung pisau yang menyayatku dan semakin habis.
Ujung pensil ini takkan pernah berhenti menuliskan kisah pada lembar hidupmu.
Menemani harimu..
Bersama suka dan dukamu..
Sampai ujung pensil terakhir yang bisa kutorehkan pada lembarmu.

# terinspirasi oleh sebuah pensil yang selalu setia pada setiap kisah dan terus melangkah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar